Tantangan Pengentasan Kemiskinan dalam Mewujudkan Pembangunan Sosial yang Inklusif dan Berkelanjutan
Kata Kunci:
Poverty Eradication, Inclusive, Sustainable Social DevelopmentAbstrak
Kemiskinan merupakan fenomena multidimensi yang tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan pendapatan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, kesehatan, ekonomi, kelembagaan, dan pembangunan wilayah. Kompleksitas tersebut menjadi tantangan dalam mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan karena berbagai upaya pengentasan kemiskinan sering kali masih dilakukan secara sektoral dan parsial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan pengentasan kemiskinan dalam mewujudkan pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan melalui pendekatan multidimensi yang menghubungkan aspek sosial, ekonomi, kesehatan, dan pembangunan wilayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data penelitian diperoleh dari database Dimensions dan Scopus melalui artikel ilmiah yang dipublikasikan selama periode 2021–2026 berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara kerentanan sosial, keterbatasan akses kesehatan, ketimpangan pembangunan wilayah, rendahnya inklusi ekonomi, serta lemahnya kapasitas masyarakat. Selain itu, strategi pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan memerlukan integrasi kebijakan lintas sektor melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan lokal, pemerataan pembangunan, dan implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals). Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengentasan kemiskinan melalui perspektif multidimensi.



