Pengembangan Ekowisata Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Di Desa Wisata Hu'u Lakey Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu
Kata Kunci:
Pengembangan Ekowisata, Parawisata, Ekonomi masyarakatAbstrak
Pengembangan ekowisata di Desa Wisata Hu’u Lakey, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, merupakan upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, namun belum memberikan dampak yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan ekowisata serta peran pemerintah daerah dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan telah dilakukan melalui perencanaan dan implementasi program seperti pembangunan infrastruktur dan pelestarian lingkungan, serta partisipasi masyarakat melalui kegiatan pembersihan pantai dan penanaman pohon. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan kewenangan, kurangnya koordinasi, keterbatasan anggaran, serta faktor alam seperti abrasi pantai. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan koordinasi, kejelasan kewenangan, dan penguatan peran masyarakat agar pengembangan ekowisata dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Referensi
Arida, I. N. S. (2022). Ekowisata: Pengembangan, Partisipasi Lokal dan Tantangan Keberlanjutan.
Denpasar: Udayana University Press.
Ballantyne, R., & Packer, J. (2011). Using tourism free-choice learning experiences to promote
environmentally sustainable behaviour: The role of post-visit action resources. Tourism
Management, 32(2), 233-244.
Baso, A. V. E. F. (2024). Implementasi Kebijakan Ekowisata melalui Collaborative Governance dalam
Pengelolaan Ekowisata Taman Nasional Komodo (Tesis). Universitas Gadjah Mada.
Berutu, Y., & Trimurni, F. (2024). Implementasi Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2021 dalam
Pengembangan Ekowisata di Kabupaten Pakpak Barat. SAJJANA: Public Administration
Review.
Bramwell, B., & Lane, B. (2011). Critical research on the governance of tourism and sustainability.
Annals of Tourism Research, 38(2), 411-421.
Buckley, R. (2009). Evaluating the net effects of ecotourism on the environment: a framework, first
assessment and future research. Journal of Sustainable Tourism, 17(6), 643-672.
Caiden, G. E., & Wildavsky, A. (1974). Planning and Budgeting in Poor Countries. New York: Wiley.
Ceballos-Lascuráin, H. (1987). The future of “ecotourism”. Mexico Journal, January 1987, 13-14.
Ceballos-Lascuráin, H. (1996). Tourism, Ecotourism, and Protected Areas: The State of Nature-Based
Tourism around the World and Guidelines for Its Development. Gland, Switzerland &
Cambridge, UK: IUCN.
Desnyarti, E., & Zulkarnaini, Z. (2025). Pendekatan penelitian kualitatif dalam kajian pengembangan
pariwisata berbasis masyarakat. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Publik, 10(1), 1-15.
Fennell, D. A. (2021). Ecotourism (5th ed.). London: Routledge.
Hakim, L., Soemarno, & Hong, S. K. (2021). Sustainable tourism and ecotourism management in
Indonesia: Challenges and opportunities. Journal of Indonesian Tourism and Development
Studies, 9(2), 65-74.
Handayani, K., Sulistyadi, Y., & Hasibuan, B. (2022). Optimalisasi Implementasi Prinsip-Prinsip
Ekowisata Berbasis Masyarakat di Pulau Wangi-Wangi. Seminar Nasional Pariwisata dan
Kewirausahaan, 1, 7-29.
Honey, M. (2008). Ecotourism and Sustainable Development: Who Owns Paradise? (2nd ed.).
Washington, DC: Island Press.
Ibrahim, I., & Zitri, I. (2023). Peran Badan Usaha Milik Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pada Kawasan Pertembangan Emas Di Sumbawa Barat. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan Dan Inovator Pendidikan, 10(1), 87-96.
Astuti, P., Ashari, W. K., Ouktafia, F., Wahyudi, D., Jailani, M. A., & Zitri, I. (2023). Strategi Peningkatan Daya Tarik Di Destinasi Tanjung Bias Desa Senteluk Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Paradigma (Jp), 12(2).
Andayani, S., Zitri, I., & Darmansyah, D. (2024). Pengaruh akuntabilitas dan transparansi dana desa terhadap tingkat kepercayaan masyarakat di kelurahan Punia Mataram. Journal Law and Government, 2(1), 8-19.
Naqiah, A., & Zitri, I. (2023). Collective Action Kelompok Sadar Wisata Desa Malaka Dalam Percepatan Pariwisata Guna Peningkatan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Ranah Publik Indonesia Kontemporer (Rapik), 3(1), 1-14.
Inati, U., & Salahudin. (2022). Inovasi Perencanaan Pembangunan Berbasis Ekowisata: Sebuah Kajian
Pustaka Sistematis. Journal of Regional and Rural Development Planning, 6(1), 14-29.
Joko Sutopo, & Sunardi. (2025). Strategi Kolaboratif Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan Melalui
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia di Kalurahan Bimomartani. Jurnal Pengabdian
Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 5667-5674.
Kurniansah, R. (2023). Pengembangan Desa Wisata Menggunakan Soar Model: Studi Kasus Desa
Sekaroh Lombok Timur. Journal of Regional and Rural Development Planning, 7(3), 299-309.
Lai, P. H., & Nepal, S. K. (2006). Local perspectives of ecotourism development in Tawushan Nature
Reserve, Taiwan. Tourism Management, 27(6), 1117-1129.
Ningsih, S. A., Hidayat, R., Hadi, A., Salmin, S., & Rizaldi, W. (2023). Perencanaan Pengembangan Objek
Wisata di Pantai Lakey Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu. Jurnal Pengabdian Publik (JPPublik), 3(1), 7-12.
Nugroho, I., Negara, P. D., & Yuniar, H. R. (2023). Edukasi lingkungan sebagai strategi pengembangan
ekowisata berkelanjutan di kawasan wisata alam. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 7(1), 45-
58.
Pemerintah Kabupaten Dompu. (2012). Peraturan Daerah Kabupaten Dompu Nomor 2 Tahun 2012
tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Dompu Tahun 2011-2031.
Lembaran Daerah Kabupaten Dompu Tahun 2012.
Prasetyo, G., Nugroho, S., & Rahman, A. (2024). Pengelolaan kawasan wisata pesisir berbasis
konservasi dalam menghadapi abrasi pantai. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 12(1), 45-58.
Rahman, A. G., & Hidayati, N. (2023). Implementasi Kebijakan Pengembangan Ekowisata dalam
Meningkatkan Perekonomian Daerah. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 9(2).
Rahmi, S. A. (2016). Pembangunan pariwisata dalam perspektif kearifan lokal. Reformasi, 6(1).
Sa'ani, I. K. P., & Anggratyas, P. A. R. (2025). Strategi pengembangan objek wisata Pantai Lakey
sebagai daya tarik wisata alam di Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu. Jurnal Kepariwisataan
dan Pengembangan Destinasi, 5(1), 1-15.
Saufani, R., Rahim, K., Umur, I., Aulia, B. A. R., Mariani, N., Bilarakhma, R. N. S., & Ramdhani, M. Y. P.
(2024). Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan di Wisata Goa Lawah, Desa Lebah Sempage,
Kecamatan Narmada. Jurnal Wicara Desa, 2(4), 255-260.
Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the Empowerment of Local Communities. Tourism
Management, 20(2), 245-249
Sugiama, A. G., Putra, I. W., & Dewi, N. L. (2023). Implementasi prinsip pariwisata berkelanjutan pada
destinasi wisata berbasis alam di Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 18(2), 115-
128.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tosun, C. (2000). Limits to community participation in the tourism development process in
developing countries. Annals of Tourism Research, 27(3), 613-633.
Wardiyanta. (2012). Metode Penelitian Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.
Wearing, S., & Neil, J. (2021). Ecotourism: Impacts, Potentials and Possibilities (4th ed.). London:
Routledge.
Wirata, G., Handayani, M. M., & Geriadi, M. A. D. (2023). Kebijakan Pengembangan Ekowisata Berbasis
Komunitas di Indonesia: Sebuah Pendekatan Quadruple Helix. JPPI, 9(4).
Wulandari, R., Sari, D. P., & Hidayat, T. (2023). Strategi adaptasi lingkungan dalam pengembangan
ekowisata pesisir berkelanjutan. Jurnal Pariwisata Nusantara, 5(2), 89-102



