The Role of Interpersonal Communication of Mentors in Shaping a Generation of Qur’an Memorizers at the Baitut Tahfidz An Nur Foundation in Bandar Lampung

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31764/40rp0x95

Keywords:

Mentor’s Role, Qur’an Memorization, Muraja’ah, Qur’anic Character, Mentoring, Peran Pembimbing, Tahfidz Al-Qur’an, Karakter Qur’ani, Pembinaan

Abstract

Abstrak: Pengembangan generasi penghafal Al-Qur’an membutuhkan pembinaan dan komunikasi yang efektif untuk mendukung hafalan, motivasi, kedisiplinan, dan pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi antara pembimbing dan peserta didik dalam membentuk generasi penghafal Al-Qur’an di Yayasan Baitut Tahfidz An-Nur Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan transkripsi, pengodean, kategorisasi, pengembangan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbing tidak hanya berperan sebagai pendamping, tetapi juga sebagai komunikator yang mengintegrasikan komunikasi instruksional, interpersonal, motivasional, persuasif, dan dakwah dalam proses pembinaan tahfidz. Bentuk-bentuk komunikasi tersebut menghubungkan pendampingan hafalan, kedisiplinan muraja’ah, pembentukan karakter Qur’ani, dan terciptanya lingkungan belajar yang kondusif. Penelitian ini memberikan perspektif yang terintegrasi mengenai komunikasi antara pembimbing dan peserta didik dalam membentuk generasi penghafal Al-Qur’an serta menunjukkan pentingnya penguatan keterampilan komunikasi pembimbing di lembaga tahfidz.

Abstract: The development of Qur’an memorizers requires effective mentoring and communication to support students’ memorization, motivation, discipline, and character development. This study aims to analyze the role of mentor–student communication in developing a generation of Qur’an memorizers at the Baitut Tahfidz An-Nur Foundation in Bandar Lampung. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation and analyzed through transcription, coding, categorization, theme development, and conclusion drawing. The findings indicate that mentors function not only as guides but also as communicators who integrate instructional, interpersonal, motivational, persuasive, and da’wah communication in the tahfidz mentoring process. These forms of communication connect memorization guidance, muraja’ah discipline, Qur’anic character development, and a conducive learning environment. This study contributes an integrated perspective on mentor–student communication in the development of Qur’an memorizers and implies the importance of strengthening mentors’ communication skills in tahfidz institutions.

 

Downloads

Published

30-09-2026

How to Cite

The Role of Interpersonal Communication of Mentors in Shaping a Generation of Qur’an Memorizers at the Baitut Tahfidz An Nur Foundation in Bandar Lampung. (2026). Jurnal Al-I’lam : Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 10(1), 087-097. https://doi.org/10.31764/40rp0x95

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.