Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue dan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Serai Wangi (Cymbopogon nordus) Antinyamuk pada Ibu PKK Kaliwadas

Dengue Fever Prevention Education and Training on the Production of Mosquito-Repellent Citronella Aromatherapy Candles (Cymbopogon nardus) for PKK Women in Kaliwadas

Authors

  • Nabilah Nauli Jehan Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas An Nasher, Cirebon, Indonesia
  • Weni Indah Sari Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas An Nasher, Cirebon, Indonesia
  • Indri Dwi Rahasasti Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas An Nasher, Cirebon, Indonesia
  • Triani Kurniawati Sarjana Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas An Nasher, Cirebon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31764/jlp.149

Keywords:

demam berdarah dengue, edukasi kesehatan, lilin aromaterapi, pemberdayaan masyarakat, serai wangi

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah Cirebon, sehingga memerlukan upaya pencegahan yang berkelanjutan. Salah satu alternatif pengendalian nyamuk yang relatif aman dan ramah lingkungan adalah pemanfaatan minyak atsiri serai wangi (Cymbopogon nardus) sebagai bahan aktif dalam lilin aromaterapi antinyamuk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota PKK Kelurahan Kaliwadas dalam pencegahan DBD serta pembuatan lilin aromaterapi berbahan minyak atsiri serai wangi. Kegiatan diikuti oleh 20 anggota PKK dengan metode penyuluhan, demonstrasi, praktik pembuatan lilin, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup pengenalan tanaman serai wangi, manfaat minyak atsiri sebagai bahan aktif alami, pencegahan DBD, dan tahapan pembuatan lilin aromaterapi antinyamuk. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 61 pada pre-test menjadi 94 pada post-test. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai manfaat serai wangi dan proses pembuatan lilin aromaterapi antinyamuk. Peserta juga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama penyuluhan dan praktik. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan sumber daya alam lokal, tetapi juga menghasilkan produk rumah tangga bernilai guna yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha berbasis masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang mendukung pencegahan DBD secara aman, ekonomis, dan berkelanjutan.

 

Abstract

Dengue hemorrhagic fever remains a significant public health problem in Indonesia, including the Cirebon region, and therefore requires sustainable preventive measures. One relatively safe and environmentally friendly mosquito-control alternative is the use of citronella essential oil (Cymbopogon nardus) as an active ingredient in mosquito-repellent aromatherapy candles. This community service program aimed to improve the knowledge and practical skills of Family Welfare Empowerment (PKK) members in Kaliwadas Village regarding dengue prevention and the production of citronella aromatherapy candles. The program involved 20 PKK members and was conducted through health education, demonstrations, candle-making practice, interactive discussions, and pre-test and post-test evaluations. The materials covered an introduction to citronella, the benefits of its essential oil as a natural active ingredient, dengue prevention, and the stages of producing mosquito-repellent aromatherapy candles. The evaluation results showed an increase in the participants’ mean knowledge score from 61 in the pre-test to 94 in the post-test. This improvement indicated that the program successfully enhanced participants’ understanding of the benefits of citronella and the candle-production process. Participants also demonstrated strong enthusiasm during the educational and practical sessions. In addition to improving participants’ ability to utilize locally available natural resources, the training produced a useful household product with potential for development as a community-based enterprise. Therefore, this program may serve as a community empowerment strategy that supports safe, economical, and sustainable dengue prevention.

References

Apriani S, F. (2022). Formulasi dan uji efektivitas sediaan lilin aromaterapi (antinyamuk) dari minyak sereh wangi. Journal of Innovation Research and Knowledge, 1(11), 1–6.

Handayani, R. F., Rahmawati, R. P., & Besan, E. J. (2026). Uji Efektivitas Spray Repellent Minyak Atsiri Serai Wangi ( Cymbopogon nardus L .) pada Nyamuk Aedes aegypti. 4(4), 12251–12259. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5520

Hayati, R., Isfanda, I., Hidayah, H., & Adila, T. (2025). Edukasi Manfaat Lilin Aromaterapi Anti Nyamuk Di Desa Meunasah Deyah Aceh Besar. Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 23–28. https://doi.org/https://doi.org/10.58835/nawadeepa.v4i1.452

Jafar, S. H., Daud, N. S., Badia, E., Wulaisfan, R., & Tee, S. A. (2023). Efektivitas Sediaan Lilin Antinyamuk Kombinasi Minyak Atsiri Sereh (Cymbopogon Citrtus) Dan Nilam (Pongostemon Cablin Benth) Dengan Minyak Jelantah Sebagai Basis. Jurnal Warta Farmasi, 12, 37–44. https://doi.org/10.46356/wfarmasi.v12i2.271

Kemenkes. (2023). Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan 3M Plus. Direktorat Promosi Kesehatan Dan Kesehatan Komunitas. https://ayosehat.kemkes.go.id/pemberantasan-sarang-nyamuk-dengan-3m-plus

Kemenkes. (2026). Data DBD di Indonesia. https://gorontalo.antaranews.com/berita/409157/kemenkes-ada-39672-kasus-dbd-2026-dengan-105-angka-kematian

Nirwati Rusli, & Yolanda Wirayani Rante Rerung. (2018). Formulasi Sediaan Lilin Aromaterapi Sebagai Anti Nyamuk Dari Minyak Atsiri Daun Nilam (Pogostemon cablin Benth) Kombinasi Minyak Atsiri Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia Swingle). Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 4(1). www.jurnal-pharmaconmw.com/jmpi

Novianti, R., Kurnia Sugiharti, R., Setianingsih, T., Kebidanan, S., & Kesehatan, I. (2025). SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Metode Demonstrasi terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri tentang SADARI. SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat), 4(4), 1214–1224. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i4.6446

Prasetyo, A. (2025). Insektisida Alami dari Kebun Sendiri. Kemenkes.

Susanto, S., Christian, Y. E., Wijardi, C., Nathali, N., Mutiara, J., & Agustine, G. N. (2026). Pelatihan Spray Anti Nyamuk Berbahan Alami sebagai Solusi Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Nyamuk Aedes aegypti. 8, 657–666. https://doi.org/https://doi.org/10.31960/caradde.v8i3.3259

Downloads

Published

2026-07-19 — Updated on 2026-07-19

Versions

How to Cite

Nauli Jehan, N., Indah Sari, W., Dwi Rahasasti, I., & Kurniawati, T. (2026). Edukasi Pencegahan Demam Berdarah Dengue dan Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi Serai Wangi (Cymbopogon nordus) Antinyamuk pada Ibu PKK Kaliwadas: Dengue Fever Prevention Education and Training on the Production of Mosquito-Repellent Citronella Aromatherapy Candles (Cymbopogon nardus) for PKK Women in Kaliwadas. Lumbung Pengabdian Kesehatan, 3(3), 10–13. https://doi.org/10.31764/jlp.149